Perbedaan Hari Raya Umat Kristiani Natal Dengan Paskah

Hari raya umat Kristiani yang selalu akan hadir di setiap tahunnya adalah hari raya paskah dan juga natal. Di mana hari raya Paskah membuat umat Kristiani memiliki penghargaan serta iman percaya dimana kebangkitan dari kematiannya supaya manusia memiliki kehidupan. Kematian menebus dosa kita diatas kayu salib ini membuat kita memiliki kehidupan dan rancangan yang indah di masa yang mendatang. Memperingati paskah juga memiliki makna kemenangan, karena Yesus Kristus mengalahkan maut dengan bangkit dan membuktikan bahwa Dia yang memiliki kuasa yang telah diberikan oleh Allah kita.

Dari Hari Raya yang dimiliki Umat Kristiani memiliki perbandingan. Di mana paskah diawali oleh Jumat Agung yang bisanya hari ini dilakukan umat Kristiani merenungkan dan melakukan refleksi terhadapt keberadaan dirinya sebagai manusia. Sedangkan untuk hari raya natal, dimana sebagian orang bersukacita bersama dengan liburan akhir tahun merayakan di gereja bahkan gedung, dengan dilengkapi hadiah, kue, maupun segala hal yang baru. Tanpa sadar, hal ini mengaburkan makna dari natal itu sendiri yang sebenarnya memiliki perenungan yang dalam bagaimana Juruselamat lahir di dunia bukan di tempat yang nyaman, tetapi justru di kandang hewan.

Memaknasi sebuah acara Paskah maupun Natal sebenarnya adalah hal wajib yang harus dilakukan umat Kristiani menyadari. Di mana dalam Paskah kita akan dibawa kedalam perenungan siapa diri kita sebenarnya dihadapan Tuhan yang ternyata adalah manusia berdosa yang membutuhkan keselamatan uang tidak bisa diusahakan sendiri, sehingga Yesus Kristus mati menebus dosa kita.

Dalam Ntaal kita juga diingatkan belajar rendah hati dan mengasihi sesama manusia tanpa memandang statusnya. Natal dan Paskah memiliki arti ataupun makna yang berbeda.

Perbedaan Umat Kristiani Merayakan Natal Dengan Paskah

Biasnya umat Kristiani menjelang Jumat Agung dan Paskah, sebagian umat Kristiani melakukan puasa serta kegiatan reflektif lainnya. Hal ini berbeda dengan yang kita jumpai menjelang hari raya Natal. Kematian yang menebus dosa di kayu salib membuat kita memiliki kehidupan dan rancangan yang indah di masa yang akan datang.

Perbedaan Tangal Jatuhnya Hari Raya Paskah yang berubah-Ubah, Sedangkan Natal Tetap

Penentuan hari raya Natal itu mengacu pada sistem penanggalan Matahari (solar). Di mana acuannya adalahw aktu yang dibutuhkan bumi dalam mengelilingi matahari dalm satu putaran penuh. Sedangkan hari raya Paskah ditentukan berdasarkan sistem penanggalan Matahari dan juga Bulan. Di mana bulan purnama dijadikan sebagai acuan penentuan Paskah ialah bulan purnama dalam perhitungan astronomi modern.

Di mana menurut Fotopoulos dan juga Associate Professor yang ada di bidang Perjanjian Baru di Departemen Kajian Agama Saint Mary’s College at Notre Dame, Indiana, AS, penetapan ekuinoks vernal yang digunakan oleh gereja Ortodoks untuk memperhitungkan hari Paskah yang tidak sesuai dengan keadaan aktual pergerakan bumi dan bulan purnama Paskah yang sebenarnya. Dimana perhitungan gereja Ortodoks ini menyatakan ekuinoks vernal yang telah terjadi pada tanggal 03 April, seharusnya 21 Maret.

Nah itu dia beberapa pengetahuan mengenai hari raya umat Kristiani yang wajib kalian ketahui. Inilah perbedaan antara haris raya umat Kristiani, yaitu Natal dengan Paskah yang harus kalian ketahui dan bisa bedakan. Demikian artikel ini kami sampaikan, semoga informasi ini bisa menjadi refrensi serta wawasan yang berguna bagi kalian dan bermanfaat terutama untuk umat Kristiani.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *